Pemkab KLU Putuskan Honor Tenaga Kontrak Dipangkas per Januari 2022

Sabtu, 04 Desember 2021 – 13:22 WIB
Pemkab KLU Putuskan Honor Tenaga Kontrak Dipangkas per Januari 2022 - JPNN.com Bali
Salah satu staf tenaga kontrak (kiri) yang tengah melayani masyarakat di Dinas Dukcapil KLU, beberapa hari lalu. (Dok.Lombok Post)

bali.jpnn.com, LOMBOK UTARA - Kondisi keuangan daerah yang tidak kunjung membaik membuat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengambil langkah mengejutkan.

Mulai Januari 2022 mendatang, Pemerintah KLU sudah pasti memotong honor tenaga kontrak.

Keputusan ini telah disepakati dengan DPRD KLU setelah APBD 2022 ketuk palu beberapa waktu lalu.

Pengurangan honor tenaga kontrak ini sudah melalui proses panjang.

Baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.

”Sudah final, bahkan DPRD juga mengalami pengurangan pada Pokirnya dari Rp 1,2 miliar tinggal menjadi Rp 800 juta,” ujar Pj Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi dilansir dari Lombok Post.

Pengurangan ini juga merujuk pemberlakuan serupa di beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

 Misalnya di Kabupaten Bima dan Sumbawa, termasuk juga di Kota Mataram.

Buruknya kondisi keuangan daerah memaksa Pemkab KLU memutuskan honor Tenaga Kontrak dipangkas per Januari 2022