Kasus Demam Berdarah di NTT Naik Terus, Manggarai Barat Masih Rekor

Senin, 24 Januari 2022 – 20:26 WIB
Kasus Demam Berdarah di NTT Naik Terus, Manggarai Barat Masih Rekor - JPNN.com Bali
Dok. Seorang bayi menderita DBD sedang dirawat intensif di rumah sakit di Kupang. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha

bali.jpnn.com, KUPANG - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di daerah Nusa Tenggara Timur terus bertambah.

Demikian disampaikan Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKKPS) NTT

"Sampai dengan siang ini jumlah kasus DBD (demam berdarah dengue) di NTT sudah mencapai 540 kasus dan terjadi peningkatan dibandingkan pada pekan lalu," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) DKKPS NTT Agusthina Rospita di Kupang, Senin (24/1). 

Ia mengatakan pada pekan lalu, jumlah kasus DBD di NTT sebanyak 347 penderita dengan kasus tertinggi berada di kabupaten Manggarai Barat, yakni 96 penderita. 

Menurut dia, saat ini Manggarai Barat tetap menjadi kabupaten dengan kasus DBD tertinggi, dengan jumlah kasus mencapai 129 penderita. 

"Sementara yang meninggal dunia akibat DBD hingga saat ini mencapai dua orang, yang tersebar di Kabupaten Sikka dan Nagekeo," ujar dia. 

Lebih lanjut kata dia, sampai dengan saat ini jika diurutkan Kota Kupang masih menjadi daerah dengan kasus DBD penderita terbanyak kedua, dengan jumlah kasus mencapai 112 orang dari sebelumnya hanya 63 orang. 

Sementara itu urutan ketiga berpindah dari sebelumnya Kabupaten Sikka, kini Sumba Barat Daya, dengan jumlah kasus mencapai 56 orang dari sebelumnya hanya 37 orang. 

Kasus demam berdarah dengue di NTT dinyatakan terus mengalami kenaikan, Manggarai Barat masih jadi rekor

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News