Civic Center Provinsi Bali Perketat Prokes Covid-19 Jelang Libur Nataru

Senin, 29 November 2021 – 20:53 WIB
Civic Center Provinsi Bali Perketat Prokes Covid-19 Jelang Libur Nataru - JPNN.com Bali
Petugas Posko Covid-19 Desa Sumerta Kelod, Denpasar menyemprotkan cairan disinfektan di aula Kantor Desa Sumerta Kelod usai digunakan rapat gabungan sekretaris desa se-Kota Denpasar, Senin (29/11). (Sentot Prayogi/JPNN.com)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Bali meningkatkan kesiapsiagaan wilayah jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Langkah ini diambil menyusul diperketatnya protokol kesehatan (prokes) Covid-19 jelang Nataru, ditambah pengetatan arus orang asing terkait antisipasi sebaran varian baru Covid-19 jenis Omicron.

Sebagai catatan, dari 27 desa dan 16 kelurahan di Kota Denpasar, Desa Sumerta Kelod memiliki peran yang paling strategis dibanding daerah lain.

Ini, lantaran Desa Sumerta Kelod merupakan Civic Center, yang mewilayahi sejumlah objel vital serta hampir semua pusat kantor perintahan di Provinsi Bali.

Seperti Kantor Gubernur Bali, Lapangan Bajra Sandhi Renon, Taman Budaya Art Center, kantor konsulat negara-negara sahabat, hingga Gereja Katedral Bali.

"Wilayah kami ini adalah Civic Center-nya Bali, sehingga kami harus selalu sigap menyesuaikan regulasi-regulasi dari pusat dan Pemprov Bali," kata Perbekel Sumerta Kelod, I Gusti Agung Ketut Anom, Senin (29/11).

Ditemui di kantornya, hampir semua kesibukan aparat Desa Sumerta Kelod berkaitan dengan program-program penanggulangan Covid-19.

Yang terbaru, jelas Gusti Anom, adalah persiapan aparaturnya menyambut Perayaan Natal 25 Desember 2021 dan malam tahun baru pada 31 Desember mendatang.

Desa Sumerta Kelod yang jadi civic center Provinsi Bali mulai perketat protokol kesehatan covid-19 jelang libur nataru