SE Bang Zul Tak Bertaji, Telur dari Luar NTB Melimpah, Peternak Gulung Tikar

Sabtu, 06 November 2021 – 10:56 WIB
SE Bang Zul Tak Bertaji, Telur dari Luar NTB Melimpah, Peternak Gulung Tikar - JPNN.com Bali
Ilustrasi Pembeli telur di salah satu bazaar di NTB. (Dok Radarlombok.co.id)

bali.jpnn.com, MATARAM - Masuknya telur dari luar daerah menyebabkan harga komoditas telur ayam di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terjun bebas.

Kini harga telur di pasaran berkisar Rp 16 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya di harga Rp 21 ribu per kilogram.

Kondisi ini menyebabkan cukup banyak peternak telur ayam merugi dan gulung tikar.

“Ini fakta yang terjadi di lapangan.

Harga telur anjlok, banyak anggota kami yang merugi, bahkan gulung tikar,” kata Ketua Persatuan Peternak Ayam Petelur dan Unggas Rakyat (PETARUNG Rakyat) NTB, Christhoper Brillianto, dilansir dari Radarlombok.co.id.

Kondisi ini sudah pernah dilaporkan ke Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

Bahkan, Bang Zul – sapaan akrabnya langsung menerbitkan Surat Edaran Nomor 511/13/Kum/2021 tentang Pengendalian Peredaran Produk Hewan Ternak di Provinsi NTB, 28 September 2021 silam.

SE mengacu pada Perda No 4 Tahun 2020 tentang Tata Niaga Ternak dan Pergub NTB 2020 Tentang Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

SE Gubernur NTB Zulkieflimansyah alias Bang Zul tak bertaji. Telur dari luar NTB masih masuk dan melimpah. Peternak ayam pun gulung tikar