Nganggur Jadi Sopir, Sikat Perhiasan Wanita Tua, Dor...Dor...Residivis Kambuhan Tumbang
bali.jpnn.com, MATARAM - Baru keluar dari jeruji besi, rupanya, tidak membuat M alias Rede, 39, tobat dan tidak kembali ke dunia hitam.
Warga Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), justru kembali berulah menggasak perhiasan emas seorang wanita tua berinsial NA, usai
menganggur dari pekerjaannya sebagai sopir.
Berdasar laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan mendapati bukti keterlibatan tersangka.
”Pelaku ini sudah menjadi target operasi Tim Puma Polda NTB dan beberapa polres,” ujar Kapolresta Mataram Kombes Heri Wahyudi dikutip dari Lombok Post.
Catatan kepolisian, tersangka yang keluar dari penjara 2019 silam ini telah beraksi di 38 lokasi berbeda di seluruh NTB.
Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya menangkap tersangka di rumah temannya berinisial O, 26, di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng).
Namun, saat hendak ditangkap, tersangka Rede berupaya melawan polisi dan berusaha melarikan diri.
Seorang residivis yang beraksi di 38 lokasi di NTB didor polisi setelah menyikat perhiasan wanita tua berinisial NA
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News