Adu Jangrik di Jalan Singaraja – Gilimanuk, Pemotor 43 Tahun Tewas di RS Santi Graha Seririt

Selasa, 17 Agustus 2021 – 22:23 WIB
Adu Jangrik di Jalan Singaraja – Gilimanuk, Pemotor 43 Tahun Tewas di RS Santi Graha Seririt - JPNN.com Bali
Aparat Satlantas Polres Buleleng melakukan olah TKP di lokasi tabrakan di Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Selasa pagi. (Istimewa)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Jalan Raya Singaraja – Gilimanuk, Desa Celukanbawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menjadi saksi bisu kecelakaan maut, Senin malam (16/8) pukul 22.30 Wita.

Dua sepeda motor terlibat tabrakan maut di tempat kejadian perkara.

Akibat kecelakaan maut itu, pengendara motor DK 6372 HC yang dikendarai Putu Arta, 43, warga Desa Silangjana, saat mendapat perawatan di RS Santi Graha, Seririt.

Sementara pengendara motor DK 3722 UZ, Made Agus Saputra, 16, asal Desa Celukan Bawang, masih menjalani perawatan di RS Buleleng lantaran mengalami cedera kepala belakang.

Menurut informasi, kecelakaan maut bermula ketika pengendara motor motor DK 6372 HC, Putu Arta, 43, melaju dari arah Singaraja menuju ke Gilimanuk.

Saat itu Putu Arta berkendara seorang diri.

Entah bagaimana ceritanya, tepat di KM 34.900, masuk Banjar Dinas Berombong, Desa Celukanbawang, Kecamatan Gerokgak, motor Putu Arta mendadak oleng.

“Motor korban mendadak pindah ke jalur kanan, masuk ke jalur berlawanan,” ujar Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya dikutip dari Radarbali.id.

Dua pemotor terlibat adu jangkrik di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, kemarin malam. Akibat tabrakan itu, Putu Arta, 43, tewas saat dilarikan ke RS Santi Graha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News