Adu Jangrik di Jalan Singaraja – Gilimanuk, Pemotor 43 Tahun Tewas di RS Santi Graha Seririt

Selasa, 17 Agustus 2021 – 22:23 WIB
Adu Jangrik di Jalan Singaraja – Gilimanuk, Pemotor 43 Tahun Tewas di RS Santi Graha Seririt - JPNN.com Bali
Aparat Satlantas Polres Buleleng melakukan olah TKP di lokasi tabrakan di Desa Celukan Bawang, Gerokgak, Selasa pagi. (Istimewa)

Apes, pada saat bersamaan muncul sepeda motor DK 3722 UZ yang dikemudikan Made Agus Saputra, 16, warga Desa Celukan Bawang.

Tabrakan adu jangkrik pun tak bisa dihindari.

Kedua pemotor terpental dari sepeda motor dan jatuh ke aspal jalanan.

Oleh warga, korban Putu Arta dilarikan ke RS Santi Graha, namun dilaporkan meninggal dunia.

Sementara korban Made Agus Saputra dibawa ke Puskesmas Gerokgak I dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Buleleng.

“Korban Made Agus Saputra mengalami cedera pada bagian kepala belakang. Saat ini masih dirawat di RSUD Buleleng,” katanya.

Menurut Iptu Sumarjaya, dari hasil olah TKP, korban tewas mengemudi dalam kondisi ngantuk.

“Diduga pengemudi sepeda motor DK 6372 HC mengantuk dan mengambil haluan terlalu ke kanan. Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” pungkas Iptu Sumarjaya. (rb/eps/pra/JPR)

Dua pemotor terlibat adu jangkrik di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, kemarin malam. Akibat tabrakan itu, Putu Arta, 43, tewas saat dilarikan ke RS Santi Graha

Redaktur & Reporter : Ali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News