Tak Kuat Menanjak, Truk Angkut Alat Berat Picu Kemacetan Dua Hari di Jalur Setan di Bali

Rabu, 04 Agustus 2021 – 16:47 WIB
Tak Kuat Menanjak, Truk Angkut Alat Berat Picu Kemacetan Dua Hari di Jalur Setan di Bali - JPNN.com Bali
Truk tronton bermuatan alat berat seberat 40 ton yang bermasalah di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Tabanan. Truk memicu kemacetan selama dua hari terakhir. (Istimewa/Radar Bali)

bali.jpnn.com, TABANAN - Lagi-lagi jalur setan yang menghubungkan Jalan Raya Gilimanuk – Denpasar, Tabanan jadi sumber kemacetan.

Gara-gara tak kuat menanjak di tikungan traffic accident center (TAC) Megati di Banjar Dinas Megati Kelod, Desa Megati Selemadeg Timur, Tabanan, truk berpelat S 8601 NG, memicu kemacetan selama dua hari terakhir.

Berkali-kali truk derek dikerahkan untuk mengevakuasi truk pengangkut alat berat seberat 40 ton itu, tetapi gagal.

Awalnya, truk melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, Sabtu (31/8) lalu. Sesampai di TKP di tanjakan TAC Megati, truk mulai tidak kuat menanjak.

Ban tergelincir dengan posisi kepala menghadap ke arah Gilimanuk. “Karena berada di posisi tanjakan menyebabkan terjadinya kemacetan,” ujar Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Komang Sri Subakti dikutip dari Radarbali.id.

Anggota Lantas Polres Tabanan langsung dikerahkan untuk mengatur lalu lintas. Sistem buka tutup diberlakukan kepolisian.

 “Pada Minggu sore itu truk tak bisa dievakuasi, masih berkoordinasi menentukan skema evakuasi karena truk sangat berat dan jalanan licin,” kata AKP Sri Subakti.

Kemacetan parah mulai terlihat Senin (2/8) lalu. Dari arah Gilimanuk kendaraan mengular sampai di tanjakan jembatan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg.

Tak kuat menanjak di jalur setan di Megati, Selamadeg Timur, truk pengangkut alat berat memicu kemacetan parah selama dua hari terakhir di Bali