Covid-19 di Denpasar Tak Terkendali, Hari Raya Nyepi 2022 Terancam Tanpa Pawai Ogoh-ogoh

Selasa, 08 Februari 2022 – 22:38 WIB
Covid-19 di Denpasar Tak Terkendali, Hari Raya Nyepi 2022 Terancam Tanpa Pawai Ogoh-ogoh  - JPNN.com Bali
Suasana rapat koordiansi antara MDA Denpasar, Bendesa Adat, Pesikian Yowana dan Pecalang, Selasa (8/2). (Humas Pemkot Denpasar)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Masyarakat Bali, khususnya umat Hindu di Kota Denpasar kembali terancam tidak bisa menjalani Hari Raya Nyepi 2022 tanpa pawai ogoh-ogoh.

Hal ini menyusul makin tak terkendalinya kasus paparan Covid-19 di wilayah Kota Denpasar dalam sepekan terakhir.

Upacara Melasti dan pawai ogoh-ogoh serangkaian Nyepi Caka 1944 bulan Maret mendatang akan menunggu hasil evaluasi status PPKM Provinsi Bali.

Seperti diketahui, hingga 14 Februari 2022 nanti, Provinsi Bali masih dalam status peningkatan PPKM Level 3 akibat lonjakan kasus yang terjadi.

Fakta tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Majelis Madya Desa Adat (MMDA) Kota Denpasar dengan Bendesa Adat, Pesikian Yowana, dan Pesikian Pecalang Kota Denpasar, Selasa (8/2).

Ketua MMDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana menyebut hingga saat ini pihaknya masih mengacu pada hasil paruman sebelumnya.

Yakni membolehkan adanya kegiatan pawai ogoh-ogoh untuk menyempurnakan rangkaian Perayaan Nyepi Tahun Caka 1944.

"Terkait pelaksanaan pawai ogoh-ogoh akan menunggu evaluasi PPKM setelah tanggal 14 Februari mendatang," sebut AA Ketut Sudiana. (gie/JPNN)

Covid-19 di Denpasar kian tidak terkendali, Hari Raya Nyepi 2022 yang jatuh pada bulan Maret nanti terancam tanpa pawai ogoh-ogoh lagi

Redaktur : Ali Mustofa
Reporter : Abdul Sentot Prayogi

Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News