Nihil Pelamar CPNS Dokter Spesialis, BKPSDM Buleleng Curhat ke BKN

Rabu, 28 Juli 2021 – 17:20 WIB
Nihil Pelamar CPNS Dokter Spesialis, BKPSDM Buleleng Curhat ke BKN - JPNN.com Bali
Kepala BKPSDM Buleleng I Gede Wisnawa mengaku minat warga Buleleng melamar CPNS dari jalur dokter spesialis minim. (Eka Prasetya/Radar Bali)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Minat warga Buleleng menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) cukup tinggi. Namun, tak semua formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diminati warga Buleleng.

Formasi yang minim peminat adalah formasi dokter spesialis. Bahkan, seluruh formasi di bidang medis itu kosong.

Mulai spesialis dokter gigi konservasi/endodonsi, spesialis anastesi, spesialis bedah mulut, spesialis kandungan, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, serta spesialis patologi klinik.

Kondisi ini membuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng pun tak bisa berbuat banyak.

“Tidak ada yang mendaftar, kosong terus,” ujar Kepala BKPSDM Buleleng I Gede Wisnawa dikutip Radarbali.id.

Padahal, BKPSDM Buleleng rutin melakukan sosialisasi rekrutmen CPNS. Terutama pada masa perpanjangan pendaftaran CPNS.

Bahkan, BKPSDM telah menyampaikan informasi rekrutment pada tenaga medis yang ada di Buleleng. Tapi, tetap tidak ada yang mendaftar.

Hal serupa sebenarnya terjadi pada 2018. Saat itu Pemkab Buleleng membuka lowongan untuk lima dokter spesialis.

Minat warga Buleleng melamar CPNS untuk formasi dokter spesialis terbilang minim. Hingga penutupan pendaftaran, tak satupun warga Buleleng yang mendaftar