Pandemi Picu Kemiskinan, Dewan Buleleng Desak Kriteria Warga Miskin Dievaluasi

Selasa, 27 Juli 2021 – 21:58 WIB
Pandemi Picu Kemiskinan, Dewan Buleleng Desak Kriteria Warga Miskin Dievaluasi - JPNN.com Bali
Ilustrasi kemiskinan. Foto: dok/JPNN.com

bali.jpnn.com, SINGARAJA - DPRD Buleleng menengarai jumlah warga miskin di bumi panji sakti mengalami peningkatan selama pandemi covid-19.

Karena itu anggota dewan mendesak pemerintah mengevaluasi kriteria warga miskin pada masa pandemi ini.

“Banyak yang putus kerja. Tidak punya penghasilan lagi. Sepintas kelihatan mampu, tapi kenyataan nggak bisa makan. Apakah ini bisa masuk kriteria atau tidak,” kata Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara dikutip dari Radarbali.id.

Susila Umbara mendesak pemerintah daerah segera membahas masalah ini. “Secara teknis nanti akan dibahas di Komisi IV,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah pusat memang sudah memberikan acuan. Hanya saja apakah nanti bisa diterapkan, bisa dibahas secara teknis.

Dilain sisi, Sekda Buleleng Gede Suyasa mengatakan, kriteria warga miskin tidak bisa diubah serampangan. Pasalnya, ada acuan dari pemerintah pusat.

Kementerian Sosial telah menetapkan indikator kemiskinan. Dan, daerah tidak bisa mengubah indikator itu semaunya.

Desa, kata Sekda Suyasa, harus mengusulkan melalui forum masyarakat desa. Selanjutnya data usulan yang disampaikan desa maupun kelurahan, diverifikasi oleh Dinas Sosial Buleleng.

Pandemi covid-19 memicu kenaikan warga miskin di Buleleng. Karena itu, DPRD Buleleng mendesak pemerintah mengevaluasi kriteria warga miskin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News