Koalisi Bumi Gora Desak AKBP Herman Tak Lindungi Oknum Polisi Penembak Warga

Senin, 15 November 2021 – 17:47 WIB
Koalisi Bumi Gora Desak AKBP Herman Tak Lindungi Oknum Polisi Penembak Warga - JPNN.com Bali
ilustrasi penembakan (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)

bali.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Koalisi Bumi Gora Untuk Keadilan Yan Mangandar menyayangkan aksi penembakan oleh oknum kepolisian Polres Lombok Timur kepada dua orang warga Dusun Marang Selatan, Desa Kota Raja, Kecamatan Sikur, Hasbi dan M Kadry Ramadan.

Meski hanya sekadar tembakan peringatan, tindakan oknum kepolisian itu membuat kaget warga yang tengah menyaksikan proses rekonsiliasi antara Haji Alawi dan TGH Muslihin di depan rumah TGH Muslihin di Dusun Marang Selatan.

Apesnya, tembakan peringatan tersebut mengenai korban hingga harus mendapat perawatan tim medis.

Akibat tembakan tersebut, Hasbi terkena tembakan peluru karet di bagian paha, dan M Kadry Ramadan terkena tembakan peluru karet di bagian kepala.

Yan Mangandar juga bertanya, kenapa proses mediasi dilakukan malam hari dan lokasinya di tengah pemukiman padat penduduk.

Anehnya lagi, sudah tempatnya padat, kehadiran polisi dalam jumlahnya cukup memancing perhatian masyarakat.

“Tidak salah kalau masyarakat berkumpul di lokasi kejadian karena penasaran dengan apa yang terjadi,” ujar Yan Mangandar dilansir dari Radarlombok.co.id.

Menurut Yan Mangandar, warga saat itu hanya berkumpul untuk menyaksikan apa yang terjadi dan tidak ada tindakan anarkis dan sebagainya.

Koalisi Bumi Gora mendesak Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono tak lindungi oknum polisi Penembak warga Kota Raja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News