Pemkab Lombok Utara Sebut Sulit Bantu Wabup Danny Lolos dari Korupsi RSUD KLU

bali.jpnn.com, LOMBOK UTARA - Plt Kabag Hukum Setda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Raden Eka Asmarahadi, mengatakan, bantuan hukum kepada Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto, harus melihat duduk perkara kapan berkasus.
Jika melihat penetapan tersangka, Wabup Danny Karter Febrianto berkasus ketika sebelum menjabat.
Yakni ketika masih menjadi konsultan pengawas proyek fisik.
Karena itu, kecil kemungkinan Wabup Danny Karter Febriato akan mendapatkan pendampingan hukum dari Pemkab Lombok Utara.
Seperti diketahui, Wabup Danny Karter Febrianto jadi tersangka kasus dugaan proyek ruang IGD dan ICU RSUD Lombok Utara.
“Sepertinya tidak bisa dibantu hukum, karena bedakan penetapan tersangka beliu sebagai apa dulu.
Kasusnya itu ketika sebelum menjabat,” ujar Plt Kabag Hukum Setda Lombok Utara, Raden Eka Asmarahadi dilansir dari Radarlombok.co.id.
Sementara itu, Penjabat Sekda Lombok Utara, Raden Nurjati menyatakan, roda pemerintahan tetap berjalan seperti biasa.
Pemkab Lombok Utara mengatakan sulit bantu Wabup Danny Karter Febrianto lolos dari kasus korupsi RSUD KLU
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News