Lapas Kalabahi Alor NTT Manfaatkan Lahan Kosong 1,5 Ha, Begini Hasil Akhirnya

Senin, 20 September 2021 – 09:15 WIB
Lapas Kalabahi Alor NTT Manfaatkan Lahan Kosong 1,5 Ha, Begini Hasil Akhirnya - JPNN.com Bali
Warga binaan pemasyarakatan merawat tanaman sayur di kebun Lapas Kalabahi di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA/Kornelis Kaha)

bali.jpnn.com, ALOR - Daripada dibiarkan menganggur dan tidak menghasilkan, Lapas Kalabahi Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan area seluas 1,5 hektera menjadi kebun sayur.

Selain itu, pihak pengelola lapas bakal menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman kelor.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur Marciana D Jone, saat masih menjadi kepala divisi dirinya sering mengunjungi Lapas Kalabahi dan melihat ada lahan kosong yang tidak digarap.

Melihat ada potensi dimanfaatkan, dia kemudian memerintahkan Kepala Lapas Kalabahi Efendi Yulianto yang menjabat kala itu, untuk memanfaatkannya.

"Saya kasih Pak Kalapas waktu tiga bulan setelah saya lantik. Akhirnya tiga bulan kemudian saya kembali ke Alor dan hasilnya sudah ada.

Banyak sayur dan buah-buahan di sini,” kata Kepala Kanwil Kemenkum NTT Marciana D Jone saat meninjau kebun sayur yang dijadikan sebagai ajang asimilasi dan edukasi warga binaan Lapas Kalabahi di Kadelan.

Menurut dia, sayur mayur dari kebun itu tidak dikonsumsi oleh warga binaan maupun pegawai Lapas tetapi dijual ke warga.

"Pemasukan dari penjualan itu lalu dimasukkan ke PNBP Lapas," ujar Marciana D Jones lagi.

Lapas Kalabahi Alor NTT memanfaatkan lahan kosong seluas 1,5 haktera untuk bertanam sayur mayur dan buah-buahan dengan menggunakan tenaga warga binaan