Krematorium di Setra Bugbugan Denpasar Ditolak Warga, Penyebabnya Sepele

Jumat, 20 Agustus 2021 – 20:43 WIB
Krematorium di Setra Bugbugan Denpasar Ditolak Warga, Penyebabnya Sepele - JPNN.com Bali
Rpat paruman agung yang diadakan Prajuru Desa Adat Denpasar dan dihadiri oleh sejebag Prajuru Banjar Adat pada 8 Mei 2021 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan Badung. (Istimewa)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Rencana pendirian krematorium di Setra Bugbugan tak berjalan mulus.

Pasalnya, prajuru adat Denpasar kompak menolak rencana pembangunan krematorium yang berada di sebalah barat setra agung Badung itu.

Penyebabnya cukup sepele: Bendesa Adat Denpasar tak pernah ada sosialisasi terkait rencana pendirian krematorium di Setra Bugbugan.

Menurut Sekretaris Kertha Desa Adat Denpasar AA Ngurah Alit Wirakesuma, ada sejumlah alasan penolakan terkait pendirian krematorium.

Pertama, untuk siapa krematorium itu dibuat.

Kedua, penentuan hari baik untuk kremasi apakah akan melabrak hari baik yang sudah ditetapkan atau tidak.

Ketiga, berkaitan dengan lingkungan. Terutama alur lalu lintas.

“Bagaimana dengan dresta yang ada, bagaimana kekurangan dana yang diperuntukan tanggungjawabnya," ujar AA Ngurah Alit Wirakesuma dikutip dari Radarbali.id.

Rencana pendirian krematorium di Setra Bugbugan Denpasar tak berjalan mulus. Warga menolak lantaran Bendesa Adat Denpasar belum melakukan sosialisasi
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News