UMP Bali 2022 Naik 0,98 di Bawah Rata-rata Nasional, Kadisnaker Sebut Alasan Ini

Sabtu, 20 November 2021 – 02:17 WIB
UMP Bali 2022 Naik 0,98 di Bawah Rata-rata Nasional, Kadisnaker Sebut Alasan Ini - JPNN.com Bali
Ilustrasi upah minimum. Foto: Ricardo/JPNN

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022.

Menurut IB Ngurah Arda, berdasar surat keputusan Gubernur Bali Nomor 779/03-M/HK/2021 tanggal 18 November 2021, UMP Bali pada 2022 disetujui naik 0,98 persen atau sebesar Rp 22.971.

Kenaikan UMP 2022 mulai berlaku pada Januari tahun depan.

"Sudah diumumkan dan ada kenaikan 22.971 untuk tahun 2022," ujar Ida Bagus Ngurah Arda kemarin.

Untuk diketahui, UMP Bali pada 2021 lalu dipatok sebesar Rp 2.494.000.

Sementara UMP 2022 naik menjadi Rp 2.516.971.

Kenaikan UMP yang hanya 0,98 persen masih di bawah kenaikan rata-rata nasional yang sebesar 1,09 persen.

Menurut Ida Bagus Ngurah Arda, kenaikan di bawah rata-rata nasional lantaran kondisi ekonomi Bali yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

UMP Bali 2022 akhirnya diputuskan naik 0,98. Kenaikan UMP ini di bawah rata-rata nasional yang sebesar 1,09 persen. Pandemi jadi alasan kenaikannya rendah