Dokter Ketut Eka Berharap Tidak Muncul Klaster WSBK Mandalika 2021

Senin, 22 November 2021 – 16:27 WIB
Dokter Ketut Eka Berharap Tidak Muncul Klaster WSBK Mandalika 2021 - JPNN.com Bali
Direktur Utama RSUD Kota Mataram dr Ni Ketut Eka Nurhayati. Foto: ANTARA/HO

bali.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Ajang balap jet darat World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika resmi berakhir.

MGPA selaku penyelenggara mengklaim balapan otomotif dunia ini dihadiri lebih dari 25 ribu penonton.

Namun, ajang ini baru dianggap sukses bila tidak memunculkan klaster baru.

Sebagaimana diketahui, ajang WSBK yang dirangkai dengan World Supersport (WSSP) dan Asia Talent Cup (ATC) dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes).

Untuk masuk ke arena sirkut, penyelenggara, penonton, dan para pihak wajib mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Selain prokes, penonton juga diwajibkan membawa bukti negatif swab antigen sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 selama WSBK.

"Oleh karena itu kita berharap semoga tidak ada klaster WSBK serta tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19," kata Direktur Utama RSUD Kota Mataram dr Ni Ketut Eka Nurhayati.

Menurutnya, sejauh ini dari hasil kegiatan swab antigen maupun PCR yang dilaksanakan oleh timnya di RSUD Kota Mataram baik untuk WSBK maupun kepentingan lain, rata-rata negatif.

Direktur Utama RSUD Kota Mataram dr Ni Ketut Eka Nurhayati berharap tidak muncul klaster WSBK Mandalika 2021 setelah ajang balap jet darat ini berakhir