Kajari Lombok Tengah Sebut Temukan Indikasi Korupsi di RSUD Praya

Senin, 27 September 2021 – 20:43 WIB
Kajari Lombok Tengah Sebut Temukan Indikasi Korupsi di RSUD Praya - JPNN.com Bali
Kepala Kejari Lombok Tengah, Fadil Regan didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus saat konferensi pers, terkait dugaan korupsi di RSUD Praya. (M. Haeruddin/Radarlombok.co.id)

bali.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Kerja keras tim Intel dan Pidsus Kejari Lombok Tengah membongkar praktik korupsi biaya pengganti pengolahan darah Unit Tranfusi Darah Kesehatan RSUD Praya membuahkan hasil.

Dari hasil penggeledahan sejumlah ruangan RSUD Praya, Selasa (21/9) lalu, jaksa menemukan bukti baru dari alat bukti yang berhasil diamankan jaksa.

Sebagaimana diketahui, saat penggeledahan tersebut, sejumlah berkas dan dokumen penting berhasil diamankan jaksa Kejari Lombok Tengah.

“Dokumen dan berkas hasil sitaan ini memberi gambaran kuat bahwa ada indikasi tindak pidana korupsi di RSUD Praya,” ujar Kajari Lombok Tengah Fadil Regan dilansir dari Radarlombok.co.id.

Selain menyita dokumen-dokumen penting dalam penggeledahan di rumah sakit, Kejari Lombok Tengah juga terus menggenjot kasus itu.

Salah satunya meminta keterangan saksi, baik saksi yang sudah ada maupun saksi baru.

Total sudah ada 15 orang yang telah dimintai keterangan.

“Kita lihat saja nanti apakah akan dilakukan juga audit investigasi atau tidak,” tandas Kajari Fadil Regan lagi.

Kajari Lombok Tengah Fadil Regan mengatakan menemukan indikasi korupsi saat melakukan penggeledahan di RSUD Praya beberapa hari lalu