Bripka MN Penembak Mati Briptu Hairul Masih Terima Gaji dari Polri

Jumat, 03 Desember 2021 – 17:23 WIB
Bripka MN Penembak Mati Briptu Hairul Masih Terima Gaji dari Polri - JPNN.com Bali
Kabidkum Polda NTB Kombes Abdul Azas Siagian. Foto: ANTARA/Dhimas B.P

bali.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Bripka MN, penembak rekan sejawatnya hingga tewas di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu ternyata masih menerima gaji pokok sebagai polisi. 

Bripka MN sendiri telah menjalani Sidang Komite Kode Etik Polri (KKEP) dengan rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat.

Statusnya sebagai anggota Polri diberhentikan sementara.

Dengan status tersebut, bintara Polri ini masih berhak menerima gaji pokok.

"Gaji yang dia terima sekarang hanya 75 persen dari pokok," kata Kabidkum Polda NTB Kombes Abdul Azas Siagian, Jumat (3/12).

Menurut Kombes Abdul Azas, pemotongan gaji Bripka MN sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17/2019 tentang perubahan kedua belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 29/2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Polri.

Dalam aturan itu disebutkan dalam salah satu poin perihal pemberhentian penghasilan personel Kepolisian Indonesia.

"Nantinya kalau rekomendasi PTDH-nya sudah ditandatangani atasan yang berhak menghukum (kepala Polda NTB), gajinya otomatis akan dihentikan," ujar Kombes Abdul Azas Siagian.

Kabidkum Polda NTB Kombes Abdul Azas Siagian memastikan Bripka MN penembak mati Briptu Hairul masih terima gaji dari Polri