Ini Data Pergerakan Ekonomi Selama WSBK; Serap 1.475 Tenaga Kerja, Okupansi Hotel Naik 95 Persen

Senin, 29 November 2021 – 20:35 WIB
Ini Data Pergerakan Ekonomi Selama WSBK; Serap 1.475 Tenaga Kerja, Okupansi Hotel Naik 95 Persen - JPNN.com Bali
Para kru pembalap di paddock area Sirkuit Mandalika. Foto: ANTARA

bali.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, berdasar laporan  Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pekan lalu telah menciptakan multiplier effect yang besar bagi perekonomian Pulau Lombok.

Berdasar data ITDC, pelaku pariwisata di Lombok pada bidang penyewaan jasa transportasi mampu memperoleh omzet hingga Rp 70 juta per awal bulan November 2021.

Padahal, biasanya hanya mendapatkan Rp 10 - 15 juta.

Di sektor akomodasi, pergelaran WSBK telah meningkatkan okupansi hotel rata-rata mencapai 95 persen atau meningkat dari sebelumnya yang hanya mencapai 15 persen.

“Sementara untuk omzet sendiri biasanya sebelum WSBK mencapai 15 persen, tetapi setelah WSBK mencapai 85 persen,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan, ajang WSBK dinyatakan telah menciptakan peluang emas bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Khususnya, UMKM yang menjual makanan dan minuman sebagai salah satu jenis usaha paling merasakaan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan WSBK.

Yang mengembirakan, pelaksanaan WSBK telah merekrut 1.475 tenaga kerja dari NTB, termasuk penduduk dari enam desa penyangga di sekitar Sirkuit Mandalika.

Menteri Sandiaga Uno memaparkan data pergerakan ekonomi selama WSBK Mandalika 2021; serap 1.475 tenaga kerja, okupansi hotel naik 95 persen