2.074 Napi se-Bali Terima Remisi, 61 Warga Binaan Lapas Kerobokan Langsung Bebas

Rabu, 17 Agustus 2022 – 19:32 WIB
2.074 Napi se-Bali Terima Remisi, 61 Warga Binaan Lapas Kerobokan Langsung Bebas - JPNN.com Bali
Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali Anggiat Napitupulu memberikan remisi secara simbolis kepada warga binaan di Lapas Kerobokan, Badung, Bali, Rabu (17/8). Foto: ANTARA/Rolandus Nampu

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bali Anggiat Napitupulu menyatakan pemerintah memberikan remisi kepada 2,074 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dari jumlah 2.074 WBP, 61 orang narapidana dinyatakan langsung bebas (RU II).

61 napi tersebut adalah warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kerobokan, Badung.

Ribuan napi tersebut mendapat remisi dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-77 Republik Indonesia.

Dari jumlah tersebut, terdapat 55 orang warga negara asing (WNA), di mana satu orang tersebut dinyatakan langsung bebas.

Menurut Anggiat Napitupulu, penyerahan remisi tersebut sebagai bentuk pemenuhan dan perlindungan terhadap hak-hak warga binaan pemasyarakatan sebagaimana Pasal 10 Undang Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

"Warga binaan pemasyarakatan juga berhak mendapatkan remisi dari negara karena mereka sudah melaksanakan semua program pembinaan yang diberikan oleh negara dengan baik," kata Anggiat Napitupulu.

Pemberian remisi tersebut berdasarkan UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Kepres No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi, PP No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai mana telah diubah dalam PP No. 28 tentang Perubahan Pertama dan PP No. 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua.

2.074 narapidana seluruh Bali menerima remisi HUT ke 77 Republik Indonesia, 61 warga binaan pemasyarakatan Lapas Kerobokan langsung bebas

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News