Budidaya Ikan Koi di Desa Kedis; Sasar Penghobi Ikan Hias, Angkat Ekonomi Warga
Senin, 13 September 2021 – 01:00 WIB

Suasana budidaya ikan koi yang dikelola Kelompok Budidaya Mina Pinjinan, Desa Kedis, Buleleng. (Eka Prasetya/Radarbali.id)
Justru biaya paling besar itu untuk pakan.
Kalau yang lain, tidak terlalu banyak.
Air juga tidak makan biaya besar.
“Karena air di desa kami melimpah. Air untuk kolam ini kan langsung dari sumbernya,” ungkap Perbekel Suparna.
Menurut Perbekel Suparna, selama ini kelompok juga tak pernah mengalami kesulitan dalam memasarkan ikan hias tersebut.
Biasanya ikan disuplai pada penjual di Kota Denpasar.
Biasanya ikan hias itu dilego dengan harga Rp 10 ribu per ekor.
Selain itu beberapa penghobi ikan koi juga mulai melirik lokasi budidaya itu. Biasanya mereka mencari jenis ikan yang spesifik.
Budidaya Ikan Koi di Desa Kedis, Buleleng, kini diminati masyarakat setempat saat pandemi seperti sekarang. Ekonomi warga pun terangkat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News