Budidaya Ikan Koi di Desa Kedis; Sasar Penghobi Ikan Hias, Angkat Ekonomi Warga

“Biasanya dicari yang warnanya bagus, bentuk tubuhnya.
Penghobi punya kesukaan tersendiri. Jadi mereka memilih sendiri. Harganya otomatis lebih tinggi,” tuturnya.
Dampaknya ekonomi warga pun mulai terbantu.
Anggota kelompok ekonominya lebih terangkat.
Mereka yang dulu di-PHK dari pekerjaannya di Denpasar, sekarang serius melakukan budidaya.
“Jadi ada pemasukan untuk keluarga. Ini sangat membantu perputaran ekonomi di desa kami,” imbuh Perbekel Suparna.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng I Gede Putra Aryana mengatakan, Kelompok Mina Pinjinan mendapat bantuan indukan koi yang bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Menurut Aryana, pada masa pandemi covid-19, tren penghobi koi tak surut.
Budidaya Ikan Koi di Desa Kedis, Buleleng, kini diminati masyarakat setempat saat pandemi seperti sekarang. Ekonomi warga pun terangkat.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News