Maksimalkan Isoter, Covid-19 di Buleleng Mulai Melandai, Ini Tanda-tandanya

Minggu, 22 Agustus 2021 – 19:50 WIB
Maksimalkan Isoter, Covid-19 di Buleleng Mulai Melandai, Ini Tanda-tandanya - JPNN.com Bali
Suasana di ruang isolasi RSUD Buleleng bagi pasien covid-19 yang menjalani perawatan. (Eka Prasetya/Radarbali.id)

bali.jpnn.com, SINGARAJA - Tren kasus covid-19 di Buleleng Bali mulai melandai sejak awal pekan.

Tandanya mulai terjadi penurunan jumlah pasien covid-19 yang menjalani karantina maupun perawatan di rumah sakit.

Catatan BPBD Buleleng, tinggal 369 orang yang menjalani karantina, atau 50,8 persen dari kapasitas isolasi terpusat (isoter)

“Hingga Kamis (19/8) lalu ada 1.848 orang yang menjalani karantina mandiri, 1.479 orang dinyatakan sembuh,” ujar Kalak BPBD Buleleng Putu Ariadi dikutip dari Radarbali.id.

Menurutnya, dilihat dari jumlah yang di karantina, trennya memang menurun.

Jumlah yang sembuh semakin banyak. Sedangkan yang masuk sudah makin sedikit.

Hal serupa juga terjadi di RSUD Buleleng. Kini tingkat hunian ruangan bagi pasien covid-19 masih berada pada angka 91 persen.

Jumlah tersebut sebenarnya cukup tinggi. Namun, Dirut RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD. menyatakan kasus mulai terkendali.

Maksimalkan isolasi terpusat, kasus covid-19 di Buleleng mulai menunjukkan tanda-tanda melandai.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News