Karangasem Krisis Air: Warga Sidemen Dua Bulan Andalkan Air Sungai untuk Bertahan Hidup

Jumat, 20 Agustus 2021 – 10:27 WIB
Karangasem Krisis Air: Warga Sidemen Dua Bulan Andalkan Air Sungai untuk Bertahan Hidup - JPNN.com Bali
Warga Desa Tangkup, Sidemen, Karangasem saat mencari air di sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat air PDAM mati sejak dua bulan lalu. (Istimewa)

bali.jpnn.com, AMLAPURA - Dua bulan sudah warga Sidemen, Karangasem, tak mendapat pasokan air dari perusahaan daerah air minum (PDAM).

Untuk penuhi kebutuhan air sehari-hari, warga harus mencari air ke sungai.

“Warga kami kesulitan untuk mendapat air bersih. Sudah dua bulan ini,” kata Perbekel Desa Tangkup, Sidemen, Gede Sukardinata, dikutip dari Radarbali.id.

Menurutnya, air PDAM yang biasanya lancar, sudah mati sejak awal Juli lalu.

Selama itu pula, warga memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi.

Yang sulit adalah mencari air untuk kebutuhan masak. Pasalnya, mata air yang ada debitnya kian menurun.

Satu sisi, banyak warga dari Desa Tangkup dan Sangkan Gunung, yang berebut air bersih dari sumber mata air yang ada.

“Jadi, warga banyak yang mengantri untuk mendapat air bersih. Kadang dapat satu sampai dua jerigen. Waktu mereka habis untuk mencari air,” ujarnya.

Sejak dua bulan terakhir, Karangasem mengalami krisis air bersih. Untuk bertahan hidup, warga mengandalkan air sungai
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News