Shuida: Bandara Buleleng Hapus Kesenjangan Masyarakat Bali Utara dan Selatan

Rabu, 22 Desember 2021 – 14:32 WIB
Shuida: Bandara Buleleng Hapus Kesenjangan Masyarakat Bali Utara dan Selatan - JPNN.com Bali
Ilustrasi runway bandara. Foto: ANTARA/HO-Angkasa Pura

bali.jpnn.com, BULELENG - Tokoh masyarakat Buleleng, Nyoman Shuida, menyambut gembira atas penandatanganan nota kesepahaman antara PT Waskita Karya dan PT BIBU Panji Sakti untuk menggarap proyek Bandara Buleleng.

Nyoman Shuida mengatakan, penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan bandara bertaraf internasional di Buleleng.

“Kehadiran bandara ini tidak saja mengangkat kesejahteraan warga Bali bagian utara, tetapi juga berdampak bagi pembangunan nasional," ujar Shuida.

Nyoman Shuida menjelaskan, pembangunan bandara di Bali utara ini akan menutup kesenjangan perekonomian dan kesejahteraan warga Bali, mengingat warga Bali utara relatif tertinggal dari warga selatan.

"Selama ini, setiap hari ada ratusan tenaga kerja dari Bali utara berbondong-bondong ke Bali selatan mencari nafkah," kata Shuida.

Bandara Internasional Bali Utara yang terletak di Kubutambahan, Buleleng ini adalah salah satu proyek strategis nasional berdasarkan Perpres No. 109/2020.

Hal ini sejalan dengan Perda Provinsi Bali No 18/2009 tentang RTRW, yang kemudian diperbarui dengan Perda Provinsi Bali No 3/2020, yang antara lain menetapkan peruntukkan wilayah Kubutambahan sebagai lokasi bandara.

Hal sama dilontarkan Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono.

Tokoh masyarakat Nyoman Shuida mengatakan Bandara Buleleng potensi hapus kesenjangan masyarakat Bali Utara dan Selatan