TKI Ilegal Asal NTB dan NTT Tertangkap Imigrasi Malaysia, Begini Endingnya Kini

Minggu, 10 Oktober 2021 – 22:43 WIB
TKI Ilegal Asal NTB dan NTT Tertangkap Imigrasi Malaysia, Begini Endingnya Kini - JPNN.com Bali
Lima orang WNI yang kabur dari tahanan Imigrasi Malaysia saat ini sedang menjalani karantina di PLBN Badau. Foto: ANTARA/HO-Imigrasi Putussibau.

bali.jpnn.com, BADAU - Lima orang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan Barat (Kalbar) diamankan Satgas Pamtas Yonif 144/Jaya Yudha di hutan perbatasan Indonesia - Malaysia saat kabur dari tahanan imigrasi negeri jiran.

Kelimanya diamankan Satgas Pamtas dan diserahkan kepada petugas Imigrasi Indonesia di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Kecamatan Badau.

Kelima warga negara Indonesia (WNI) itu yakni Viktor Bulan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Sahrul berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB),

Indera Wahyuddin berasal dari Kabupaten Sambas Kalimantan Barat (Kalbar), Farid berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Ikra Akbar berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Lima orang tersebut saat ini sedang menjalani karantina di PLBN Badau.

Setelah karantina, mereka akan kami kembalikan ke daerah asal,” ujar Kepala Imigrasi Putussibau, Kalbar, M Ali Hanafi.

Menurut M Ali Hanafi, lima orang WNI ini sempat ditahan pihak Imigrasi Malaysia.

Mereka kemudian kabur dan masuk melewati hutan wilayah Indonesia di Desa Langgau, Kecamatan Puring Kencana batas Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

TKI ilegal asal NTB, NTT dan Kalbar ditemukan Satgas Pamtas saat kabur dari tahanan Imigrasi Malaysia. Mereka dikarantina Imigrasi Badau sebelum dipulangkan