Intensitas Gempa di NTT Meningkat, Pulau Sumba Dominan, Ini Warning BMKG

Rabu, 01 September 2021 – 13:24 WIB
Intensitas Gempa di NTT Meningkat, Pulau Sumba Dominan, Ini Warning BMKG - JPNN.com Bali
Ilustrasi seismograf mencatat gempa. Foto: Antara

bali.jpnn.com, KUPANG - Intensitas gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meningkat pada periode Agustus 2021.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang mencatat terjadi 160 kali kejadian gempa dibanding dengan bulan sebelumnya.

Pada bulan Juli, BMKG mencatat ada 142 kejadian gempa dengan dua kejadian yang dirasakan masyarakat NTT.

“Untuk bulan Agustus, tercatat tujuh kali gempa yang dirasakan masyarakat NTT,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Kupang BMKG Margiono di Kupang, Rabu (1/9).

Rata-rata gempa berkekuatan kecil dengan maginitudo 4,0 ke bawah 143 kejadian.

Sementara yang berkedalaman dangkal lebih kecil 60 kilometer sebanyak 111 kejadian.

Yang mengherankan, dominasi gempa banyak terjadi di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Sumba yang mencapai 18 persen.

BMKG juga mencatat, sejak Januari 2021, gempa bumi tertinggi terjadi pada dua hari, yakni 11 dan 28 Maret 2021, masing-masing 12 kejadian.

Intensitas gempa pada bulan Agustus di Provinsi NTT meningkat, Pulau Sumba dominan terkena gempa. Dengan kejadian ini, BMKG meminta masyarakat waspada