Varian Delta Menyebar, Kemenkes Minta NTB – NTT dan 8 Provinsi Lain Genjot Testing dan Tracing

Jumat, 20 Agustus 2021 – 10:08 WIB
Varian Delta Menyebar, Kemenkes Minta NTB – NTT dan 8 Provinsi Lain Genjot Testing dan Tracing - JPNN.com Bali
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi. Foto: Antara/Andi Firdaus

bali.jpnn.com, JAKARTA - Merebaknya varian Delta memicu lonjakan kasus covid-19 di luar Pulau Jawa – Bali.

Terutama 10 provinsi di Indonesia yang mengalami lonjakan kasus secara signifikan.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 kian meluas dan mendeteksi secara dini meluasnya varian Delta, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi,

mengimbau 10 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan testing dan tracing.

Selain NTB dan NTT, provinsi lain yang diminta meningkatkan testing dan tracing adalah Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.

"Positivity rates dan testing rates adalah indikator penting dalam menilai status transmisi atau penularan Covid-19 di daerah,” ujar Siti Nadia Tarmizi.

WHO merekomendasikan satu wilayah mampu melakukan testing minimal satu orang per 1.000 penduduk per minggu untuk mengukur upaya surveilans yang dilakukan.

Menurut Nadia pekan lalu seluruh provinsi mampu mencapai testing rates yang ditetapkan. "Dengan kapasitas yang ada, kami menargetkan testing mencapai 400.000 tes per hari,” kata Nadia.

Kemenkes meminta 10 provinsi di Indonesia, termasuk NTB dan NTB untuk mengenjot testing dan tracing setelah varian Delta mendominasi penyebaran covid-19