Viral Emak-emak Pikul Keranda Jenazah, Camat Ampenan: Itu Tradisi Warisan Leluhur

Selasa, 17 Agustus 2021 – 16:09 WIB
Viral Emak-emak Pikul Keranda Jenazah, Camat Ampenan: Itu Tradisi Warisan Leluhur - JPNN.com Bali
Para emak-emak tampak memikul keranda mayat keliling kampung sebelum dibawa ke pemakaman umum di Ampenan, Mataram, NTB. (Screenshot video postingan FB Ibnu Sanusi)

bali.jpnn.com, MATARAM - Kehebohan yang dipicu viralnya video ibu-ibu warga Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memikul keranda jenazah keliling kampung,

Jumat (13/8) malam lalu masih berlanjut.

Saat itu, sambil membawa jenazah berpenutup kain hijau menuju pemakamam umum milik Kelurahan Taman Sari, emak-emak itu membaca kalimat tauhid berulangkali.

Tradisi masyarakat setempat itupun dikaitkan dengan pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.

Banyak orang mempertanyakan, apakah tradisi itu sesuai syariat agama, atau hanya sekedar aktivitas budaya masyarakat.

“Memang benar kejadiannya itu di Lingkungan Taman Kapitan pada Kamis sore, 12 Agustus bakda Asar. Betul, ibu-ibu yang mengangkat keranda jenazah,” ujar Lurah Taman Sari

Doddy Rupawan dikutip dari Lombok Post.

Menurut Camat Ampenan Muzakkir Walad, apa yang dilakukan masyarakat Lingkungan Taman Kapitan hanya merupakan tradisi meneruskan pesan orang tua zaman dulu kala banyak

Buntut viralnya emak-emak di Ampenan pikul keranda jenazah keliling kampung, camat Muzakkir memberikan klarifikasi bahwa yang dilakukan hanya sebatas tradisi