Kemenkumham Bali Tambah 142 Sipir Jaga Lapas Kerobokan, Buntut Napi ‘Sakti’ Kabur

"Kalau dilihat dengan potensi gangguan keamanan, jelas tidak sesuai dengan standar.
Baca Juga:
Seharusnya 100 orang kalau satu regu jaga," imbuh Suprapto.
Karena itu, dalam waktu dekat, Kemenkumham Bali akan memasok personel 142 sipir tambahan dan sejumlah kamera pengawas CCTV di beberapa titik rawan di dalam lapas terbesar di Bali ini.
Disinggung soal narapidana yang berhasil kabur dan sudah berhasil ditangkap kembali itu, Suprapto menyebut saat ini yang bersangkutan masih dititip di Lapastik Kelas IIA Bangli.
Penitipan residivis yang sudah kali ketiga kabur dari penjara ini, diungkap Suprapto, atas pertimbangan keamanan fisik pelaku.
"Ini sementara dititip di Bangli karena menjaga jangan sampai ada kekerasan.
Biasanya pegawai dendam nanti kalau dikembalikan pasti tidak selamat.
Untuk menjaga keselamatannya sementara saya titip di Bangli tapi di sel khusus," papar Suprapto. (gie/JPNN)
Kemenkumham Bali bakal menambah 142 sipir untuk berjaga di Lapas Kerobokan setelah insiden kaburnya napi 'sakti' beberapa hari lalu
Redaktur : Ali Mustofa
Reporter : Abdul Sentot Prayogi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News