Koster Ungkap Alasan tak Ikut Retret, Sentil Penahanan Hasto, Klaim tak Melawan

bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya blak-blakan terpaksa absen mengikuti retret kepala daerah bersama delapan bupati/wali kota di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Menurut Koster, keputusan absen karena situasi internal PDI perjuangan yang sedang prihatin setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekjen Hasto Kristiyanto.
“Iya instruksi kan karena kami lagi prihatin, ada situasi kurang mengenakkan di internal (partai politik),” kata Gubernur Koster di Denpasar.
Dalam surat instruksinya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta kepala daerah terpilih menunda retret hingga mendapat arahan lebih lanjut.
Gubernur Koster mengeklaim tidak salah atas kejadian tersebut.
Koster mengatakan para kader berusaha berempati dan menunjukkan solidaritas.
Oleh karena itu, apa yang dilakukan kepala daerah dari Bali tidak dapat diartikan sebagai upaya melawan agenda retret kepala daerah yang digagas Presiden Prabowo.
“Bukan kami melawan, kami sangat didorong untuk mengikuti retret.
Menurut Koster, keputusan absen karena situasi internal PDI perjuangan yang sedang prihatin setelah KPK menahan Sekjen Hasto Kristiyanto
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News