3 Paus Mati di Perairan Bali Seminggu Terakhir, BPSPL Denpasar Menduga Karena Ini

Minggu, 09 April 2023 – 21:08 WIB
3 Paus Mati di Perairan Bali Seminggu Terakhir, BPSPL Denpasar Menduga Karena Ini - JPNN.com Bali
Dokter hewan melakukan nekropsi bangkai Paus Sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di Pantai Yeh Leh, Jembrana, Bali, Minggu (9/4). Foto: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo/nz

bali.jpnn.com, DENPASAR - Fenomena aneh terjadi dalam kurun waktu seminggu terakhir di perairan Bali.

Dalam kurun waktu 31 Maret sampai 9 April 2023, ada tiga ekor paus terdampar dan mati di perairan Bali.

Pertama, Paus Bryde atau Paus Edeni (Balaenoptera Brydei) mati di Pantai Batu Lumbang, Tabanan pada Sabtu (1/4).

Kedua, Paus Sperma (Physeter macrocephalus) di Pantai Yeh Malet, Karangasem pada Rabu (5/4).

Ketiga, Paus Sperma di Pantai Yeh Leh, Jembrana pada Sabtu (8/4).

Dugaan awal ketiga mamalia raksasa itu mati karena sakit.

“Ada tiga kasus yang mencuat, dua di antaranya sudah nekropsi (bedah mayat).

Yang satu kami tidak lakukan (nekropsi) karena sudah busuk saat kami temukan di Tabanan.

3 ekor paus mati dan terdampar di Perairan Bali seminggu terakhir, BPSPL Denpasar dari hasil nekropsi menduga karena ini
Sumber ANTARA
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News