Malam Hari Sebelum Meninggal, Maura Sempat Berpikir Pindah dan Kerja di Bali

Selasa, 25 Januari 2022 – 15:02 WIB
Malam Hari Sebelum Meninggal, Maura Sempat Berpikir Pindah dan Kerja di Bali - JPNN.com Bali
Pasangan artis dan politisi, Mayong Suryo Laksono dan Nurul Arifin Foto: ANTARA/Suci Nurhaliza

bali.jpnn.com, JAKARTA - Pasangan artis dan politisi, Mayong Suryo Laksono dan Nurul Arifin, mengungkapkan kejadian meninggalnya sang putri sulung, Maura Magnalia Madyaratry.

Mayong menceritakan, bahwa beberapa jam sebelum meninggal dunia Maura dan dirinya masih mengobrol. 

Demikian juga Maura dengan dan teman-temannya.

Maura, kata Mayong, sempat berpikir untuk pindah dan kerja ke Bali.

Namun hal tersebut masih hendak dibicarakannya dengan keluarga, mengingat saat ini Maura masih menunggu proses wisuda S2-nya di Sydney University Maret mendatang.

"Dia keterima kerja di Bali, tetapi lagi mikir 'aku ke Bali atau enggak ya'. Jadi dia lagi ada di masa-masa agak sulit ya menurut kami, karena sekolah sudah selesai tetapi belum wisuda, di sisi lain dia harus mencari kerja dan ternyata ada satu yang minta dia datang dan di Bali. Mungkin kalau misalnya tidak ada apa-apa hari ini kami akan mengobrol lagi soal itu," tutur Mayong.

Maura dan keluarga masih berfikir tentang bagaimana cara untuk tetap mengikuti proses wisuda mengingat Australia masih lockdown. 

Mayong mengatakan, Maura memang sangat dekat dengan keluarga dan banyak bercerita tentang kekhawatiran yang dia rasakan. 

Malam sehari sebelum meninggal, Maura anak pasangan Nurul Afirin dan Mayong, sempat berpikir untuk pindah dan kerja di Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News