Cok Pemecutan XI di Mata Warga Kampung Muslim Bugis Serangan: Beliau Raja dan Orang Tua Kami!

Kamis, 23 Desember 2021 – 05:15 WIB
Cok Pemecutan XI di Mata Warga Kampung Muslim Bugis Serangan: Beliau Raja dan Orang Tua Kami! - JPNN.com Bali
Cokorda Pemecutan XI (mengenakan peci putih) saat menghadiri pemakaman di Kampung Islam Bugis Serangan. (Kampung Islam Bugis Serangan for JPNN.com)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Raja Puri Pemecutan Ida Tjokorda Pemecutan XI meninggal dunia, Rabu kemarin (22/12).

Tak hanya keluarga besar Puri Pemecutan Denpasar, publik Bali berduka dengan kepergian salah satu tokoh sentral pemersatu umat beragama di Bali itu.

Pemilik nama asal Anak Agung Ngurah Manik Parasara ini tidak hanya milik keluarga besar Puri Pemecutan Denpasar.

Di tanah Bali, Cok Pemecutan, demikian biasa disapa, adalah raja bagi banyak kalangan di Pulau Dewata melampaui batas-batas kewilayahan Kerajaan Pemecutan Denpasar.

Tokoh besar yang dikenal santun, humanis, dan ramah kepada siapapun tanpa pandang bulu ini, menjadi tokoh panutan dalam praktik kebhinekaan di Pulau Seribu Pura.

Garis panjang sejarah Puri Pemecutan Denpasar di masa lampau, yang berkerabat erat dengan lintas suku dan agama di luar batas Pulau Bali, terwariskan dengan sempurna di tangannya.

Selama menitah Kerajaan Pemecutan Denpasar, Cok Pemecutan XI menanamkan prinsip pengayoman tanpa pandang bulu ke semua keluarga besar Puri Pemecutan.

Hal ini setidaknya yang betul-betul dirasakan warga Muslim Kampung Bugis di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, saat mengenang masa-masa kebersamaan dengan Cok Pemecutan.

Cok Pemecutan XI di mata warga Kampung Muslim Bugis Serangan adalah seorang raja, orang tua sekaligus tokoh pemersatu umat beragama
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News