Denpasar dan Badung Banjir Parah, BPBD Klaim Puncak Badai La Nina di Bali

Senin, 06 Desember 2021 – 22:21 WIB
Denpasar dan Badung Banjir Parah, BPBD Klaim Puncak Badai La Nina di Bali - JPNN.com Bali
BPBD Kota Denpasar mengevakuasi seorang nenek saat banjir melanda Kota Denpasar. (Istimewa)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Hujan yang mengguyur Kota Denpasar, Badung, dan kabupaten lain di Bali sejak Minggu kemarin membuat debet air sungai meningkat.

Kondisi ini dibarengi dengan pasang air laut disertai angin kencang membuat beberapa titik di Kota Denpasar terjadi genangan air dan pohon tumbang.

Puluhan titik pemukiman warga di wilayah Denpasar digenangi air cukup tinggi hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga.

Beberapa titik yang terpantau mengalami banjir cukup parah, di antaranya di Jalan Pulau Misol, Perumahan Tegal Permai, Gang Permata Hijau Pemogan, Jalan Paku Sari, Jalan Griya Anyar, Perumahan Padang Indah, dan Lingkungan Mekar Jaya Pemogan.

Kepala Pelaksana Badan Pemanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Arimbawa menyebut, kondisi ini merupakan efek dari Badai La Nina.

Gus Joni, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa sepanjang bulan November ini merupakan bagian dari puncak Badai La Nina menerjang Bali.

"Sesuai dengan prediksi BMKG bahwa Badai La Nina akan terjadi pada bulan November hingga Februari. Karena itu kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Gus Joni, Senin (6/12).

Sepanjang hari ini, jelas Gus Joni, pihaknya mengaku menerjunkan seluruh personel Tim Respons Cepat (TRC) BPBD Kota Denpasar untuk berjibaku memerangi banjir dan bencana bawaan lainnya.

Kota Denpasar dan Badung diterjang banjir parah. BPBD Kota Denpasar mengeklaim kondisi ini terjadi akibat puncak badai La Nina di Bali