Anggaran Pilkada Bali 2024 Aman Meski Defisit Rp 926,2 Miliar, Sekda Dewa Indra Merespons

Selasa, 02 April 2024 – 12:35 WIB
Anggaran Pilkada Bali 2024 Aman Meski Defisit Rp 926,2 Miliar, Sekda Dewa Indra Merespons - JPNN.com Bali
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024. Foto: ANTARA

bali.jpnn.com, DENPASAR - Anggaran untuk Pilkada Bali 2024 sudah tersedia dalam jumlah yang mencukupi.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan setelah hari raya Idulfitri akan dilakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) pendanaan pengamanan pilkada dengan Polda, Kodam, dan Korem.

Setelah penandatanganan NPHD tersebut, akan dilanjutkan dengan pencairan pendanaan untuk KPU Bali dan Bawaslu Bali sebesar 60 persen.

Anggaran 40 persen sebelumnya sudah dicairkan pada 2023.

Terkait anggaran pengamanan Pilkada 2024 untuk komando distrik militer (kodim) menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota di Bali.

"Pilkada ini 'kan serentak gubernur dan bupati/wali kota.

Kita sudah memiliki SK Gubernur Bali tentang pembagian pembiayaan, yang mana ditanggung pemerintah provinsi dan yang mana ditanggung kabupaten/kota," ujar Sekda Bali Dewa Indra.

Dewa Indra memastikan anggaran pelaksanaan Pilkada 2024 sudah tersedia meski Pemprov Bali tahun ini harus melunasi tunggakan belanja yang mencapai Rp 926,2 miliar karena mengalami defisit anggaran.

Sekda Bali Dewa Made Indra mengeklaim anggaran Pilkada Bali 2024 aman meski anggaran APBD Bali mengalami defisit Rp 926,2 miliar
Sumber ANTARA
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News