Warga Alor NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem, Ini Potensi yang Terjadi

Rabu, 10 November 2021 – 19:44 WIB
Warga Alor NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem, Ini Potensi yang Terjadi - JPNN.com Bali
Rumah warga Mainang, Malaepea Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur rusak akibat terjangan banjir bandang yang melanda daerah itu pada 3 November 2021. Foto: Antara/HO- PMI NTT

bali.jpnn.com, ALOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Pelaksana Tugas Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Mali, Kabupaten Alor, Erwin Andrew Karipui, mengatakan, saat terjadi peralihan musim, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang bahkan puting beliung dapat terjadi.

Potensi itu bisa datang pada siang maupun malam hari.

“Kabupaten Alor sejak akhir bulan Oktober hingga November 2021 berada pada periode peralihan musim dari kemarau ke musim hujan (pancaroba).

Mohon kepada warga untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem," kata Erwin Andrew Karipui.

Menurut dia, apabila ada kejadian cuaca ekstrem maka masyarakat di Kabupaten Alor diimbau untuk berhati-hati dengan tidak mendekati area kejadian bencana alam guna menghindari risiko yang lebih buruk.

Erwin Andrew Karipui berharap warga Kabupaten Alor selalu mengikuti perkembangan cuaca yang secara rutin diinformasikan BMKG guna meminimalkan dampak buruk akibat peristiwa bencana alam selama peralihan musim.

"Masyarakat bisa mengikuti semua informasi perkembangan cuaca dari kanal-kanal informasi BMKG sehingga bisa mengetahui secara persis perkembangan selama terjadi peralihan musim tahun 2021 ini," pungkasnya. (antara/lia/JPNN)

BMKG minta warga Alor NTT mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi pada masa peralihan musim karena potensi terjadi hujan lebat disertai petir