Ekstrem, Lima Kabupaten di Provinsi NTT Tak Kunjung Hujan Lebih dari 61 Hari

Senin, 01 November 2021 – 13:30 WIB
Ekstrem, Lima Kabupaten di Provinsi NTT Tak Kunjung Hujan Lebih dari 61 Hari - JPNN.com Bali
Ilustrasi lahan kering di kawasan Kupang Timur. Foto: Antara/HO

bali.jpnn.com, KUPANG - Saat sejumlah wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) diguyur hujan lebat, beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dilanda kekeringan ekstrem.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan ada lima daerah di provinsi NTT yang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrem panjang.

HTH kategori ekstrem panjang artinya daerah itu tidak diguyur hujan lebih dari 61 hari.

“HTH ekstrem panjang memicu terjadinya krisis air bersih dan kebakaran hutan atau lahan,” ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kupang BMKG, Rahmatulloh Adji.

Lima daerah yang dilanda HTH ekstrem panjang yaitu Kabupaten Nagekeo di sekitar Randu, Kabupaten Lembata di sekitar Hadakewa, Kabupaten Sumba Barat Daya di sekitar Waitabula.

Selain itu Kabupaten Timor Tengah di Oebelo, dan Kabupaten Sumba Timur di sekitar Temu/Kanatang, Lambanapu, Rambangaru, dan Kamanggih.

“Daerah-daerah ini terdampak HTH ekstrem panjang berdasar hasil pemantauan HTH Dasarian III Oktober 2021,” katanya.

Menurutnya, umumnya wilayah NTT mengalami Hari Hujan (HH) hingga HTH dengan kategori sangat pendek (1-5 hari).

Lima kabupaten di Provinsi NTT tak kunjung hujan meski sejumlah wilayah lain di guyur hujan lebat. Lima daerah itu bahkan tak kunjung hujan lebih dari 61 hari