Irjen Lotharia Copot 13 Anggota Polri Karena Tindak Asusila, Reaksi ORI NTT Tegas

Sabtu, 30 Oktober 2021 – 07:16 WIB
Irjen Lotharia Copot 13 Anggota Polri Karena Tindak Asusila, Reaksi ORI NTT Tegas - JPNN.com Bali
Kapolda NTT Irjen Lotharia mencopot 13 anggota Polri di lingkup Polda NTT yang nekat melakukan tindak pidana asusila dan menelantarkan anggota keluarganya. Foto: Antara/Kornelis Kaha

bali.jpnn.com, KUPANG - Keputusan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Lotharia Latif mencopot 13 anggotanya karena melakukan tindak pidana asusila dan meninggalkan keluarganya mendapat reaksi  Ombudsman RI Perwakilan NTT.

Menurut Kepala ORI Perwakilan NTT Darius Beda Daton, apa yang dilakukan Irjen Lotharia Latif dan jajarannya patut diapresiasi.

"Kami dari Ombudsman mendukung langkah-langkah penegakan Polda NTT tersebut dalam rangka menjaga marwah Polri," kata Darius Beda Daton.

Darius Beda Daton mengakui, Kamis lalu (28/10) baru saja bertemu dan berdiskusi dengan Kabid Propam Polda NTT soal pembinaan dan penegakan hukum anggota Polri yang melanggar disiplin.

Darius mengatakan bahwa untuk menjaga kepercayaan publik kepada Polri, tindakan tegas kepada anggota yang "nakal" dan tidak bisa lagi dibina seperti belasan anggota Polri itu adalah dilakukan dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Berkat ketegasan Irjen Lotharia Latif dan jajarannya, dia mendapatkan informasi bahwa Polda NTT meraih sejumlah prestasi.

"Saya dapat informasi bahwa Polda NTT dapat ranking tiga secara nasional dalam hal penegakan disiplin anggota termasuk PTDH anggota.

Kita perlu apresiasi Kapolda soal ini," bebernya.

Kebijakan Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif mencopot 13 anggotanya karena tindak asusila mendapat reaksi tegas ORI Perwakilan NTT

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News