Kadinkes Kupang NTT Lawan Tudingan Tumpuk Vaksin, Bongkar Fakta Mengejutkan

Kamis, 16 September 2021 – 04:00 WIB
Kadinkes Kupang NTT Lawan Tudingan Tumpuk Vaksin, Bongkar Fakta Mengejutkan - JPNN.com Bali
Ilustrasi vaksin covid-19. Foto: Antara

Lagi pula vaksin yang didroping itu adalah vaksin yang sudah kedaluwarsa," kata Retnowati.

Menurut Retnowati, pihaknya berusaha agar vaksin yang masa berlakunya sudah mau habis itu bisa segera digunakan dan dihabiskan sehingga tidak mubazir.

Yang membuatnya kecewa, saat sudah membantu menghabiskan vaksin yang masa berlakunya sudah mau selesai itu, justru muncul tudingan menimbun vaksin.

Kadinkes Kupang pun mengatakan, vaksin itu baru diserahkan tanggal 30 Agustus 2021 dan September sudah expired atau kedaluwarsa.

"Itu bukan permintaan kami, Kota Kupang.

Permintaan kami itu yang kami lakukan pada vaksinasi Astra tahap II yang 6.000 dosis dan sudah kami lakukan vaksinasi.

Tidak ada dosis vaksin yang dibilang ada 4-5 vial yang masih tersimpan di Kota Kupang.

Yang ada itu 5.000 yang dropingan, bukan permintaan,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan NTT melawan tudingan banyak pihak bahwa melakukan penumpukan vaksin hingga mau kedaluwarsa. Padahal, faktanya tidak demikian
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News