Fixed, NTB Tetapkan Besaran UMP 2022 Rp 2,2 Juta, UMK Kota Mataram Naik 10 Persen

Senin, 29 November 2021 – 19:56 WIB
Fixed, NTB Tetapkan Besaran UMP 2022 Rp 2,2 Juta, UMK Kota Mataram Naik 10 Persen - JPNN.com Bali
Kenaikan UMP 2022. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

bali.jpnn.com, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar Rp 2,207 juta lebih.

Besaran UMP ini ditetapkan berdasar SK Gubernur Nomor 561-685 19 November 2021.

Besaran UMP persis sama dengan yang direkomendasikan berdasar hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi NTB pada 16 November 2021.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB I Gede Putu Aryadi, perhitungan UMP 2022 menggunakan formula perhitungan yang telah diatur secara lengkap pada Pasal 26 PP Nomor 36 Tahun 2021.

“Yakni merujuk data perekonomian dan ketenagakerjaan yang ditetapkan oleh BPS yang disampaikan melalui Menteri Ketenagakerjaan," ujar I Gede Putu Aryadi, Senin (29/11).

 Untuk diketahui, dalam formula penghitungan UMP dan UMK dalam PP Nomor 36 tersebut ditentukan formula batas atas dan batas bawah.

Tujuannya adalah untuk mengurangi kesenjangan upah minimum wilayah sehingga nantinya terwujud keadilan pengupahan antar wilayah.

"Dalam menentukan UMP dan UMK ini, kita harus konsisten menerapkan PP 36 sebagai pedoman kita. Ketika kita keluar dari pedoman ini, tentu ada konsekuensi yang tidak ringan," kata Aryadi.

Pemprov NTB resmi menetapkan besaran UMP tahun 2022 Rp 2,2 juta. Yang menarik UMK Kota Mataram naik 10 persen