Ini Awal Mula Polda Bali Menetapkan Bos Kampung Rusia Jadi Tersangka, Mengejutkan
Penyidik kemudian melakukan gelar perkara dengan hasil dapat disimpulkan adanya dugaan tindak pidana alih fungsi lahan pertanian dan sawah dilindungi.
“Berdasar hasil gelar perkara, kasus ini ditingkatkan ke penyidikan dan penetapan AF sebagai tersangka,” ucap Irjen Daniel Adityajaya.
Menurut Kapolda Bali, penetapan tersangka Direktur PT Alfa Management Bali ini setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi. Ada 28 orang saksi yang diperiksa penyidik kepolisian.
Mulai dari Kepala OPD Pemprov Bali, Pemkab Gianyar, lurah, bendesa hingga pekaseh Ubud.
“Penyidik juga memeriksa direktur Perusahaan terkait, pemilik lahan, hingga saksi ahli dari Kementerian Pertanian, Universitas Hindu Indonesia dan Universitas Udayana,” imbuh Irjen Daniel Adityajaya.
Berdasar pemeriksaan tersebut, penyidik menemukan alat bukti keterlibatan tersangka dalam tindak pidana alih fungsi lahan pertanian dan sawah dilindungi.
Dalam kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti.
Di antaranya sertifikat lahan, akta sewa tanah, serta peraturan maupun Skep-Skep dari Kementerian ATR/BPN maupun jajaran Pemkab Gianyar yang sudah dilegalisir terkait dengan perkara tersebut. (lia/JPNN)
Penyidik Polda Bali resmi menetapkan bos Kampung Rusia sekaligus Direktur PT PARQ Ubud Partners berinisial AF sebagai tersangka tindak pidana alih fungsi lahan
Redaktur & Reporter : Ali Mustofa
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News