Kisah WNA Palestina Sebelum Dideportasi: Gagal Bisnis Travel, Nekat Mencuri Karena Lapar

Sabtu, 09 Maret 2024 – 10:22 WIB
Kisah WNA Palestina Sebelum Dideportasi: Gagal Bisnis Travel, Nekat Mencuri Karena Lapar - JPNN.com Bali
WNA Palestina berinisial ASHA dideportasi melalui Bandara Ngurah Rai dikawal petugas Rudenim Denpasar. ASHA nekat mencuri makanan di swalayan setelah kehabisan uang seusia bisnis travel di Bali gagal total. Foto; Kemenkumham Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kisah warga negara asing (WNA) berkebangsaan Palestina berinisial ASHA dideportasi keluar wilayah Indonesia ternyata penuh haru.

Iya, WNA Palestina itu dideportasi keluar Bali pada Kamis (7/3) lalu melalui Bandara Gusti Ngurah Rai lantaran overstay selama delapan bulan lebih di Bali.

ASHA terkatung-katung setelah bisnis travel yang dijalankan gagal berkembang terkena dampak pandemi Covid-19.

Kisah bermula ketika ASHA datang ke Indonesia pada Februari 2020 lalu melalui Malaysia.

Sebagai seorang lulusan Sekolah Administrasi Bisnis, tujuan ASHA ke Indonesia adalah menjalankan bisnis agen perjalanan wisata alias travel agent.

ASHA menyiapkan segala dokumen perizinan termasuk website bisnisnya.

Namun, tidak lama kemudian pandemi Covid- 19 melanda dunia.

ASHA pun mengalami kerugian.

Begini kisah WNA Palestina di Bali berinisial ASHA sebelum dideportasi: gagal bisnis travel, nekat mencuri makanan karena lapar
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News