Kasus KDRT di Buleleng; Dipukul Hand Body Sebelum Tewas, Masih Dihajar Meski Sudah Menyerah

Kamis, 25 November 2021 – 12:37 WIB
Kasus KDRT di Buleleng; Dipukul Hand Body Sebelum Tewas, Masih Dihajar Meski Sudah Menyerah - JPNN.com Bali
Tersangka Suin saat diamankan di Mapolres Buleleng setelah menganiaya istrinya hingga tewas. (Eka Prasetya/Radarbali.id)

bali.jpnn.com, BULELENG - Penyidik kepolisian masih mendalami kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan tersangka Suin, 39, kepada istrinya, Sri Indrawati, 41, hingga tewas.

Selain memeriksa saksi dan tersangka, penyidik masih berupaya merangkai kronologis kejadian untuk mendapat gambaran utuh peristiwa nahas itu.

Berdasar keterangan saksi, tersangka Suin sempat menganiaya korban dengan menggunakan botol hand body.

Aksi penganiayaan itu dilakukan saat tersangka dan teman-temannya tengah pesta arak dicampur tuak di sebuah warung di Banjar Dinas Tegallantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak.

Meski sempat menyerah, tersangka tidak berhenti menganiaya sang istri.

Untuk menghindari amukan sang suami, korban berusaha menyelamatkan diri ke dalam kamar.

Namun, tersangka terus memukuli kepala korban saat berada di dalam kamar.

“Ada empat saksi yang melihat kejadian tersebut.

Kasus KDRT di Buleleng yang menewaskan istri membuka fakta baru. Korban dipukul pelaku dengan hand body sebelum tewas, korban masih dihajar meski menyerah