Jadi Korban Pemukulan, Dandim Buleleng Lapor Polisi, Letkol Windra: Saya Pusing!

Saat membuat laporan, Dandim didampingi Dansub Denpom Singaraja Kapten CPM Made Subawa beserta sembilan Danramil di Kabupaten Buleleng.
Usai membuat laporan, Letkol Inf Windra Lisrianto membenarkan dirinya telah mendapat pukulan dari salah satu oknum di desa Sidatapa.
Peristiwa itu juga disaksikan anggota TNI lain yang sedang bertugas.
"Iyà saya memang mendapat pukulan dari oknum. Yang mukul satu orang pakai tangan. Dan saya tidak tahu akan ada seperti itu," ujar Letkol Inf Windra Lisrianto dikutip dari Baliexpress.id.
Menurut Letkol Inf Windra Lisrianto, saat mendapat pukulan di kepala belakang bagian kanan, dirinya merasa sedikit pusing.
Kebetulan pukulan yang dilayangkan cukup keras.
"Saya pusing. Saya sudah lakukan CT Scan di RSAD Singaraja dan Alhamdulilah kondisi saya normal," katanya.
Perkembangan terbaru, kata dia, selain dirinya ada empat anggotanya yang jadi korban pemukulan warga.
Dandim Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto memutuskan melapor ke polisi usai jadi korban pemukulan warga Sidatapa. Dandim mengaku pusing usai dipukul
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News