Hilal di Bali tak Terlihat, Sidang Isbat Tetapkan 1 Maret Awal Ramadan 2025

Jumat, 28 Februari 2025 – 22:13 WIB
Hilal di Bali tak Terlihat, Sidang Isbat Tetapkan 1 Maret Awal Ramadan 2025 - JPNN.com Bali
Petugas Kemenag Bali dan BMKG memantau rukyatul hilal di Pantai Patra Kuta, Jumat (28/2) sore. Foto: Kemenag Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali menggelar rukyatul hilal atau pemantauan hilal awal Ramadan 1446 H di Pantai Patra Jasa, Kuta, Badung, Jumat (28/2).

Pemantauan ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dilakukan di 125 titik di seluruh Indonesia guna menentukan awal bulan Ramadan.

Rukyatul hilal ini tak hanya dihadiri perwakilan Kemenag Bali, tetapi juga instansi terkait seperti BMKG, Pengadilan Tinggi Agama, ormas Islam dan awak media.

Rukyatul hilal adalah metode penentuan awal bulan dalam kalender Hijriyah dengan cara mengamati hilal (bulan sabit) secara langsung.

Jika hilal tidak terlihat, maka bulan berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.

Pemantauan di Pantai Patra Jasa Kuta dilakukan dengan seksama menggunakan alat bantu optik guna memastikan keberadaan hilal.

Namun, hingga akhir waktu pengamatan, hilal tidak berhasil terlihat karena tertutup awan.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa tinggi hilal di Bali berada pada 3,757 derajat dengan elongasi 4,26 derajat.

Kemenag Bali menggelar rukyatul hilal atau pemantauan hilal awal Ramadan 1446 H di Pantai Patra Jasa, Kuta, Badung, Jumat (28/2), tetapi tidak terlihat
Facebook JPNN.com Bali Twitter JPNN.com Bali Pinterest JPNN.com Bali Linkedin JPNN.com Bali Flipboard JPNN.com Bali Line JPNN.com Bali JPNN.com Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News