Ini 10 Tuntutan Mahasiswa Papua di Bali Jelang KTT G20, Tidak Main-main

Rabu, 06 Juli 2022 – 19:36 WIB
Ini 10 Tuntutan Mahasiswa Papua di Bali Jelang KTT G20, Tidak Main-main - JPNN.com Bali
Puluhan warga Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Bali kembali turun ke jalan, Rabu (6/7) di. Mereka berkumpul di Bundaran Hang Tuah, Renon, Denpasar. Foto: Sentot Prayogi/JPNN.com

bali.jpnn.com, DENPASAR - 30-an massa yang berasal dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Bali menggelar aksi unjuk rasa di Renon, Denpasar, Rabu (6/7).

Kian intensinya aksi AMP Bali turun ke jalan jelang KTT G20 November mendatang dalam rangka memperingati 24 tahun tragedi Biak Berdarah yang meletus pada rentang 2-6 Juli 1998 silam.

Versi AMP Bali, ratusan orang menjadi korban pada tragedi tersebut, puluhan di antaranya meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi menyusul sikap represif aparat militer Indonesia atas pengibaran bendera Bintang Kejora di Biak, Papua Barat.

"Maka untuk menolak lupa 24 tahun tragedi Biak Berdarah, negara harus segera bertanggung jawab atas kejahatan kemanusian di Biak West Papua," kata AMP Bali dalam pernyataan sikapnya.

Aksi tersebut dipusatkan di Bundaran Hang Tuah, tepatnya di depan Plaza Renon, Denpasar.

Dalam aksinya, Rabu siang AMP Bali menyuarakan 10 tuntutan.

Ke-10 tuntutan AMP Bali, yakni:

Ini 10 tuntutan mahasiswa Papua yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Papua di Bali jelang KTT G20, tidak main-main

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News