Wabah Kuku dan Mulut pada Ternak Kian Mencemaskan, Polisi Bali Turun Tangan

Kamis, 19 Mei 2022 – 21:20 WIB
Wabah Kuku dan Mulut pada Ternak Kian Mencemaskan, Polisi Bali Turun Tangan - JPNN.com Bali
Aparat kepolisian dari Polsek Denpasar Barat mendatangi kandang milik kelompok ternak dan menyemprotkan disinfektan khusus untuk mencegah meluasnya penyebaran PMK. (Humas Polresta Denpasar)

bali.jpnn.com, DENPASAR - Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang mewabah di Provinsi Jawa Timur memaksa para peternak Bali siaga.

Wabah yang menjangkiti ternak sapi dan kerbau ini mendapat atensi serius aparat kepolisian Bali.

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah antisipasi.

Seperti yang dilakukan personel Polsek Denpasar Barat (Denbar) yang mendatangi kandang kelompok ternak.

Menggandeng Dinas Peternakan Kota Denpasar, petugas kepolisian bergerak ke Desa Padangsambian Kaja, Denbar, Kamis (19/5).

Di desa ini tercatat ada satu kelompok ternak sapi dengan 20 ekor sapi dan dua kelompok ternak babi sejumlah 50 ekor babi.

Tercatat banyak warga setempat yang memelihara sapi dan babi di sekitar rumahnya di luar kelompok ternak.

"Total populasi ternak seluruhnya di Padangsambian ada 321 ekor sapi dan 1.488 ekor babi," kata Kapolsek Denbar Kompol Made Hendra.

Wabah kuku dan mulut pada ternak kian mencemaskan di sejumlah daerah di Indonesia, polisi Bali ikut turun tangan melakukan langkah antisipasi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News