Badai La Nina Menuju Bali, Terjadi November 2021 – Februari 2022, Ini Tanda-tandanya

Minggu, 31 Oktober 2021 – 16:37 WIB
Badai La Nina Menuju Bali, Terjadi November 2021 – Februari 2022, Ini Tanda-tandanya - JPNN.com Bali
Ilustrasi hujan lebat dampak badai La Nina. Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

bali.jpnn.com, DENPASAR - Badai La Nina diprediksi akan terjadi mulai bulan November 2021 hingga Februari 2022 mendatang.

Kondisi ini diikuti terjadinya peningkatan curah hujan hingga 70 persen di Kota Denpasar dan 8 kabupaten lain di Provinsi Bali.

Untuk meminimalisasi risiko yang terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar  mengimbau masyarakat lebih waspada.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan, badai La Nina identik dengan hujan deras disertai dengan angin kencang.

Karenanya, dalam mencegah hal yang tidak diinginkan, BPBD Kota Denpasar  menyiagakan seluruh personel di 4 pos yang disertai dengan peralatan lengkap.

Selain itu, lanjut Gus Joni – sapaan akrabnya, pihaknya secara intens terus berkordinasi dengan otoritas BMKG.

Sehingga upaya mencegah terjadinya risiko yang tidak diinginkan dapat dioptimalkan sedini mungkin.

"Sesuai dengan prediksi BMKG bahwa Badai La Nina akan terjadi pada bulan November hingga Februari, dan kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Gus Joni, Minggu (31/10).

Badai La Nina mulai menuju Bali, diprediksi terjadi sepanjang November 2021 hingga Februari 2022. Tandanya yang mulai terlihat adalah terjadinya hujan lebat